• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sistem Bahan Bakar Diesel

Sistem Bahan Bakar pada Mesin Diesel: Komponen Penting dan Cara Perawatannya

1.     

Mesin diesel adalah jenis mesin pembakaran dalam yang banyak digunakan di berbagai sektor industri, mulai dari transportasi, pertanian, hingga pembangkit listrik. Sistem bahan bakar adalah salah satu komponen utama dalam mesin diesel yang memainkan peran penting dalam proses pembakaran dan pengoperasian mesin diesel secara efisien. Artikel ini akan membahas secara rinci tentang sistem bahan bakar pada mesin diesel, mulai dari komponen, proses kerja, masalah yang sering terjadi, hingga perawatan yang perlu dilakukan.

Komponen Sistem Bahan Bakar pada Mesin Diesel

Tangki Bahan Bakar

Tangki bahan bakar adalah tempat penyimpanan bahan bakar pada mesin diesel. Tangki bahan bakar umumnya terbuat dari bahan logam atau plastik dan terletak di bagian bawah kendaraan atau mesin. Kapasitas tangki bahan bakar disesuaikan dengan kebutuhan dan ukuran mesin.

Filter Bahan Bakar

Filter bahan bakar adalah komponen yang berfungsi untuk menyaring partikel-partikel kotoran dan debu yang terdapat dalam bahan bakar sebelum masuk ke dalam sistem bahan bakar. Filter bahan bakar biasanya terletak di antara tangki bahan bakar dan pompa bahan bakar.

Pompa Bahan Bakar

Pompa bahan bakar berfungsi untuk memanaskan bahan bakar dari tangki ke injektor bahan bakar dengan tekanan yang cukup tinggi. Pompa bahan bakar terletak di dekat mesin dan biasanya digerakkan oleh poros engkol.

Injektor Bahan Bakar

Injektor bahan bakar adalah komponen yang berfungsi untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam ruang bakar pada saat yang tepat. Injektor bahan bakar terletak di dekat ruang bakar dan terhubung dengan sistem bahan bakar melalui pipa bahan bakar.

Sistem Pengaturan Bahan Bakar

Sistem pengaturan bahan bakar adalah komponen yang berfungsi untuk mengatur jumlah dan waktu penyemprotan bahan bakar ke dalam ruang bakar pada saat yang tepat. Sistem pengaturan bahan bakar umumnya terdiri dari regulator tekanan, katup pengatur, dan sensor-sensor yang terhubung dengan komputer mesin.

Sistem Pemulihan Gas Buang

Sistem pemulihan gas buang adalah komponen yang berfungsi untuk mengurangi emisi gas buang yang dihasilkan oleh mesin diesel. Sistem ini biasanya terdiri dari katalis konverter, filter partikel diesel, dan sistem pendingin gas buang.

Proses Kerja Sistem Bahan Bakar pada Mesin Diesel

Pengisian Tangki Bahan Bakar

Bahan bakar diisi ke dalam tangki bahan bakar melalui lubang yang terletak di atas tangki. Setelah terisi, tutup tangki bahan bakar dikencangkan dengan rapat untuk mencegah kebocoran.

Penyaringan Bahan Bakar

Bahan bakar yang keluar dari tangki melewati filter bahan bakar untuk menyaring partikel-partikel kotoran dan debu yang terdapat dalam bahan bakar. Setelah bahan bakar disaring, bahan bakar kemudian dialirkan melalui pipa bahan bakar menuju pompa bahan bakar.

Pemompaan Bahan Bakar

Pompa bahan bakar memompa bahan bakar dari tangki bahan bakar dengan tekanan yang cukup tinggi. Bahan bakar kemudian mengalir melalui pipa bahan bakar dan masuk ke dalam sistem pengaturan bahan bakar.

Penyemprotan Bahan Bakar

Setelah melewati sistem pengaturan bahan bakar, bahan bakar kemudian disemprotkan ke dalam ruang bakar oleh injektor bahan bakar pada saat yang tepat. Proses penyemprotan bahan bakar harus dilakukan dengan presisi yang tinggi untuk menghasilkan pembakaran yang efisien dan mengurangi emisi gas buang yang berbahaya.

Pemulihan Gas Buang

Setelah bahan bakar terbakar di dalam ruang bakar, gas buang yang dihasilkan kemudian masuk ke dalam sistem pemulihan gas buang. Di dalam sistem ini, gas dibuang diolah dan dikurangi kadar emisinya sebelum dilepaskan ke lingkungan.

Masalah yang Sering Terjadi pada Sistem Bahan Bakar pada Mesin Diesel

Meskipun sistem bahan bakar pada mesin diesel dirancang dengan baik dan terus dikembangkan, beberapa masalah tetap dapat terjadi. Beberapa masalah yang sering terjadi pada sistem bahan bakar pada mesin diesel antara lain:

Kerusakan pada pompa bahan bakar

Kerusakan pada pompa bahan bakar dapat mengakibatkan pengiriman bahan bakar yang tidak efisien dan mengurangi kinerja mesin diesel.

Kotoran dan debu pada filter bahan bakar

Kotoran dan debu yang menumpuk pada filter bahan bakar dapat menyebabkan aliran bahan bakar menjadi terhambat dan mempengaruhi kinerja mesin diesel.

Masalah pada injektor bahan bakar

Injektor bahan bakar yang tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan pembakaran yang tidak efisien, emisi gas buang yang berlebihan, dan bahkan dapat merusak mesin diesel.

Perawatan Sistem Bahan Bakar pada Mesin Diesel

Perawatan yang baik dan teratur pada sistem bahan bakar pada mesin diesel dapat meningkatkan kinerja mesin diesel dan memperpanjang umur mesin diesel. Beberapa perawatan yang perlu dilakukan antara lain:

Penggantian filter bahan bakar secara teratur

Filter bahan bakar perlu diganti secara teratur untuk memastikan aliran bahan bakar yang baik dan menghindari kerusakan pada sistem bahan bakar.

Penggantian bahan bakar yang berkualitas buruk

Penggunaan bahan bakar berkualitas buruk dapat merusak sistem bahan bakar dan mengurangi kinerja mesin diesel.

Perawatan pompa bahan bakar secara teratur

Pompa bahan bakar perlu dirawat secara teratur untuk memastikan pengiriman bahan bakar yang efisien dan menghindari kerusakan pada sistem bahan bakar.

Perawatan injektor bahan bakar secara teratur

Injektor bahan bakar perlu dirawat secara teratur untuk memastikan penyemprotan bahan bakar yang efisien dan menghindari masalah pada sistem bahan bakar.

Kesimpulan

Sistem bahan bakar pada mesin diesel merupakan komponen penting yang mempengaruhi kinerja mesin diesel. Sistem bahan bakar pada mesin diesel terdiri dari tangki bahan bakar, filter bahan bakar, pompa bahan bakar, sistem pengaturan bahan bakar, injektor bahan bakar, dan sistem pemulihan gas buang. Meskipun sistem bahan bakar pada mesin diesel dirancang dengan baik dan terus dikembangkan, beberapa masalah tetap dapat terjadi. Oleh karena itu, perawatan yang baik dan teratur pada sistem bahan bakar pada mesin diesel sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja mesin diesel dan memperpanjang umur mesin diesel.

 


SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL COMMON RAIL

 

Sistem bahan bakar diesel berfungsi menyimpan, menyaring, menaikkan tekanan, dan menyemprotkan solar ke ruang bakar dalam bentuk kabut halus pada waktu yang tepat. Sistem ini mengandalkan kompresi tinggi untuk membakar bahan bakar, dengan komponen utama: tangki, saringan, pompa injeksi (in-line/distributor/common rail), dan injektor/nozzle. 

Berikut adalah komponen dan cara kerja sistem bahan bakar diesel:
  • Komponen Utama:
    • Tangki Bahan Bakar: Menyimpan solar.
    • Pompa Penyalur/Primer: Mengalirkan solar dari tangki ke pompa injeksi.
    • Filter/Saringan & Water Sedimenter: Membersihkan bahan bakar dari kotoran dan memisahkan air.
    • Pompa Injeksi (In-line/Distributor): Menaikkan tekanan bahan bakar dan mengaturnya sesuai RPM mesin.
    • Injektor/Nozzle: Menyemprotkan solar bertekanan tinggi menjadi kabut halus ke ruang bakar.
    • Governor: Mengatur kecepatan mesin dengan membatasi jumlah bahan bakar.
    • Busi Pemanas (Glow Plug): Memanaskan ruang bakar saat start mesin dingin.
  • Jenis Sistem Bahan Bakar:
    1. Konvensional (In-line/Rotary/Distributor): Pompa injeksi mekanis mengatur tekanan dan waktu injeksi.
    2. Common Rail: Sistem modern dengan rel tekanan tinggi yang diatur secara elektronik (ECU) untuk efisiensi dan presisi tinggi.
  • Prinsip Kerja:
    Solar dihisap dari tangki, difilter, dinaikkan tekanannya oleh pompa injeksi, lalu disemprotkan melalui injektor ke dalam silinder yang berisi udara panas hasil kompresi tinggi, sehingga terjadi pembakaran.
     
  • Untuk materi yg lain Lihat link di bawah ini
  • https://www.ezoil.com/resources-diesel-engines-diesel-fuel-system-basics
Share:

Pengukuran Silinder Blok Mesin

 

3 Langkah Mengukur Diameter Blok Silinder + Gambar Ilustrasi



Amrie Muchta 5/05/2018

Semua orang tahu ketika blok silinder aus sedikit saja, maka akan menyebabkan tenaga mesin berkurang hingga mengeluarkan asap putih. Namun, untuk menyimpulkan bahwa blok silinder masih bagus atau sudah aus, tidak bisa dilakukan secara tebak-tebakan.

Melainkan harus ada bukti pengukuran pada blok silinder, untuk menemukan pengukuran itu kita harus bisa mengukur diameter silinder. Ketika diameter silinder sudah diukur, nanti data tersebut bisa digunakan untuk mencari tahu keausan dan keovalan blok silinder.

 


Lalu bagaimana cara mengukur diameter blok silinder ? apakah sama seperti mengukur diameter komponen lain menggunakan mikrometer atau bahkan vernier caliper ? mari kita bahas bersama-sama.

 


 

  

 

 

 

 

 

 

 

 

Cara Mengukur Diameter Silinder

 

Untuk mengukur diameter silinder, sebenarnya kita bisa menggunakan alat apapun seperti mikrometer ataupun jangka sorong. Tapi mengukur diameter silinder itu tidak hanya dilakukan pada satu titik, setidaknya ada 6 titik pengukuran dalam satu silinder. Kalau kita gunakan jangka sorong maka maksimal kita hanya bisa mengukur diameter silinder bagian atas.

 

Selain itu, ketelitian juga menjadi alasan mengapa untuk mengukur diameter silinder itu


diperlukan alat khusus. Alat ini dikenal dengan “cylinder bore gauge”, yakni alat ukur khusus mengukur diameter dalam menggunakan dial gauge sebagai penunjuk.

 

Memangnya bisa dial gauge untuk mengukur diameter ?

 

Itulah sebabnya anda membaca artikel ini, ini karena ada teknik khusus dalam melakukan pengukuran diameter silinder menggunakan cylinder bore gauge.

 

1.  Pertama cari tahu diameter standar blok silinder

Langkah awal, anda perlu mencari tahu berapa diameter standar dari blok mesin yang akan diukur. Ini dibutuhkan untuk proses kalibrasi cylinder bore gauge, anda bisa mencarinya pada service literature mobil yang bersangkutan atau anda bisa mengukur salah satu blok silinder menggunakan jangka sorong.

 

2.  Kalibrasi cylinder bore gauge

 


Misal diameter standar adalah 62,8 mm maka pilih replacement rod dengan panjang 60 mm dan replacement washer dengan tebal 3 mm. sehingga panjang replacement rod + washer adalah 63 mm. kita pilih yang lebih besar dari diameter standa karena keausan silinder pasti memiliki diameter yang lebih besar.

 


Setelah anda merangkai replacement rod, replacement wahser dan dial gauge kedalam batang cylinder bore gauge lalu lakukan kalibrasi dial gauge, caranya seperti berikut ; Advertisement




 

 

 

·         Ambil outside micrometer lalu set mikrometer dengan hasil pengukuran 62,8 mm.

·         Masukan cylinder bore gauge kedalam mikrometer, maka jarum akan bergerak.

·         Putar skala dial gauge agar angka 0 bertepatan dengan jarum.

 

 

 

3.  Lakukan pengukuran

Setelah kita kalibrasi bore gauge, kita bisa langsung menggunakannya untuk mengukur diameter silinder. Caranya kurang lebih seperti ini ;



 


·         Masukan cylinder bore gauge ke titik pengukuran pertama maka jarum dial gauge akan bergerak. Goyangkan bore gauge seperti yang ditunjukan pada gambar, lalu perhatikan titik terjauh jarum dial gauge bergerak.

·         Misal titik terjauh dial indicator adalah 0,1 mm setelah 0 maka diameter silinder adalah 62,8 – 0,1 mm = 62,7 mm.

·         Misal titik terjauh dial indikator adalah 0,1 mm sebelum 0 (tidak mencapai 0) maka diameter silinder 62,8 + 0,1 = 62,9 mm.



Share:

PERAWATAN BERKALA PADA MOBIL


Anda bertindak sebagai seorang
Junior Technician pada salah satu bengkel Perbaikan Otomotif. 

Sebagai Junior Technician anda mendapatkan work order pemeliharaan/perbaikan pada kendaraan konsumen sesuai dengan SOP/Manual Book

Kerjakan pemeliharaan dan perbaikan kendaraan sesuai dengan buku manual menggunakan langkah kerja sebagai berikut

Share:

PERAWATAN BERKALA MOBIL

 

Apakah penting perawatan/servis berkala itu?


Apakah servis hanya dilakukan ketika kendaraan mengalami masalah saja? Sebenarnya perawatan kendaraan harus selalu rutin dilakukan karena untuk menjaga kondisi kendaraan anda agar tetap selalu prima. Tanpa kita sadari bahwa semakin sering beroperasi, performa dan kondisi kendaraan akan semakin menurun baik dari performa mesin, transmisi, rem, kelistrikan, roda dan komponen lainnya.

Perawatan harus tetap rutin dilakukan walaupun tidak terjadi masalah pada kendaraan. Hal ini bertujuan untuk mencegah kerusakan pada sistem dan komponen kendaraan, serta untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Selalu pastikan performa dan kondisi kendaraan anda sebelum digunakan untuk berkendara. Lakukan perawatan kendaraan sesuai jadwal perawatan berkala.

Jadwal perawatan berkala menjelaskan persyaratan yang diperlukan dan item pengerjaan apa saja yang harus dilakukan dalam melakukan perawatan berkala. Anda bisa melihat jadwal dan item perawatan berkala pada buku servis yang anda dapatkan dari dealer tempat anda membeli kendaraan.

Pada umumnya perawatan berkala dilakukan tiap kelipatan 20.000 km atau tiap 12 bulan sekali untuk mobil, sedangkan motor tiap 4.000 km atau tiap 4 bulan sekali. Item yang dilakukan ketika perawatan berkala mungkin tidak sama pada tiap waktu. Walaupun jadwal perawatan dan standar item pemeriksaan atau penggantian spare part untuk tiap merk kendaraan mungkin berbeda, namun kita perlu mengetahui item penting pada perawatan kendaraan anda.

Berikut ini adalah standar item perawatan berkala yang pada umumnya dilakukan pada mobil dan mobil:

ved=1t:260882&q=Perawatan+berkala+motor&bbid=8759067356611987031&bpid=4225492573373883846" target="_blank">Perawatan berkala motor

standar perawatan berkala untuk motor
Sumber :https://www.speedwork.id/standar_perawatan_dan_servis_berkala_untuk_mobil.html



Share:

Dasar-dasar Teknik Otomotif Semester 1(Bab 5)

https://www.ah


zaa.net/p/halaman-3-latihan-soal-sumatif_3.html#gsc.tab=0 

Share:

Mengenal 5 Jenis Suspensi Sepeda Motor

Jan 06, 2020 By Astra Motor Category : Info
Bagi pengendara jelas saja sudah hafal dengan medan jalan yang ada di Indonesia. Tidak semua jalanan itu memiliki permukaan yang rata, terutama dalam lingkup perumahan, gang kecil, dan beberapa tempat lain yang mana terdapat polisi tidur untuk mencegah pengendara memacu kendaraannya secara maksimal di daerah tersebut. Guna memberikan rasa kenyamanan terhadap pengendara, maka setiap motor dilengkapi dengan suspensi yang nyaman, pas berdasarkan tekanannya dalam setiap kendaraan.
Suspensi ini pada umumnya diletakkan di bagian depan dan belakang, sehingga ketika melewati jalan yang tidak rata, tetap mendapatkan sensasi berkendara nyaman dan aman. Sebab, memang fungsi utama suspensi ini yaitu menyerap getaran pada roda agar tidak mencapai body sepeda motor sepenuhnya.
Namun setiap jenis kendaraan memiliki kebutuhan suspensi yang berbeda demi mendapatkan kenyamanan berkendara yang pas. Agar tidak terjadi salah pilih, berikut ini beberapa jenis suspensi sepeda motor yang penting untuk diketahui.
Jenis-Jenis Suspensi Untuk Sepeda Motor
  1. Pararel Fork
Suspensi ini kebanyakan dipakai untuk motor jaman dahulu seperti Vespa Clasic misalnya. Dimana pada satu sisi suspensi depan terdapat dua buah tanki. Dimana untuk tanki pertama yang berada di belakang, memiliki sifat solid. Dimana ini berfungsi sebagai penyangga dari seluruh rangkaian roda depan. Sedangkan untuk tanki depannya, terhubung dengan poros roda, dan dilengkapi sebuah pegas yang mengelilingi tangkai tersebut. Nah, pegas inilah yang bertugas menyerap getaran jalan.
Akan tetapi sekarang tidak lagi diterapkan pada motor-motor modern, dikarenakan pararel Fork memiliki tingkat kerumitan yang tinggi, dan gaya suspensinya tidak sejajar dengan tungkai penahan roda. Dengan demikian, besar potensinya terjadi out of way.
  1. Plunger Rear Suspension
Jenis suspensi ini sekarang ini sudah jarang ditemukan, karena memang kebanyakan diterapkan pada motor model lama, pada zaman perang dunia kedua. Komponen suspensi ini mirip seperti Plunger, dimana pada bagian dalamnya terdapat Spring. Untuk plunger ini sendiri ada 2, terletak di bagian samping roda belakang motor. Dan ketika terjadi tekanan, maka roda belakang akan bergerak dengan arah vertikal.
  1. Telescopic Fork
Mungkin anda sudah tidak asing dengan jenis ini, dikarenakan umum digunakan pada motor bebek, matic, hingga sport bagian depan. Ciri utamanya yakni sistem peredaman terjadi di dalam tungkai penahan roda, sehingga dalam satu sisi roda, cuman ada sebuah tungkai yang terdiri dari dua tabung.
Untuk tabung bagian bawah berfungsi sebagai tabung suspensi yang diisi oleh per dan fluida shock absorber atau nama lainnya yakni shock breaker. Sedangkan tabung di atasnya yang berwarna mengkilap dinamakan fork tube dimana ini terhubung pada kemudi motor.
  1. Telescopic Up Side Down
Untuk suspensi jenis ini berkebalikan dengan Telescopic Fork, dimana slider yang awalnya di bagian bawah menjadi di atas dan fork tube dengan diameter lebih kecil berada di bagian bawah, tepat pada sumbu roda. Kelebihannya yakni memiliki handling lebih baik namun jelas lebih mahal untuk harganya. Untuk lebih detailnya mungkin bisa dilihat pada motor Sport New R15 VVA.
  1. Swing Arm Rear Suspension
Suspensi jenis ini memiliki beberapa tipe pembagi lagi, diantaranya yakni seperti:
  • Mono Shock Dual Swing Arm: Tipe ini dikenal dengan suspensi monoshock yang cirinya yakni cuman ada 1 pegas coil, letaknya di bagian dalam. Contohnya yakni bisa dilihat pada kendaraan Honda CBR Series.
  • Dual Shock Dual Swing Arm: Tipe berikut sangat umum ditemukan, sebab memang hampir semua motor bebek menggunakan suspensi ini. Ada 2 buah lengan dengan dua pegas yang letaknya di sumbu roda.
  • Mono Shock Single Swing Arm: Tipe ini bisa ditemukan pada motor matic dengan satu buah swing yang letaknya cuman di samping kiri roda belakang dan 1 buah coil spring doang.
Share:

Bagian Utama Roda Sepeda Motor

Monday, January 2nd, 2017 - Chasis/Body, Sepeda Motor
Bagian utama roda sepeda motor seperti ban, pelg dan jari-jari roda memiliki peranan penting pada sepeda motor. Roda adalah sebagai penunjang sepeda motor untuk berjalan. Terutama roda belakang adalah sebagai tenaga penggerak sepeda motor yang didapat dari tenaga mesin. Roda juga berfungsi untuk menerima berat dan semua beban (gaya) yang ditimbulkan oleh kondisi jalan. Oleh Karen aitu roda dituntut harus :
  • Kuat dan ringan
  • Dapat memindahkan panas dengan baik (gesekan ban)
  • Perawatan mudah
    Bagian Utama Roda Sepeda Motor,roda sepeda motor,gambar roda sepeda motor,roda gigi sepeda motor,diameter roda sepeda motor,roda pada sepeda motor,artikel roda sepeda motor,definisi roda sepeda motor,gear roda sepeda motor,pembongkaran roda sepeda motor,spesifikasi roda sepeda motor,cara merawat roda sepeda motor,fungsi bearing roda sepeda motor,roda dan rantai sepeda motor,komponen roda sepeda motor,pengertian roda sepeda motor,fungsi roda sepeda motor,ukuran roda sepeda motor,sistem roda sepeda motor,bagian roda sepeda motor,materi roda sepeda motor,kunci roda sepeda motor,as roda sepeda motor,sepeda motor roda 4 atv,sepeda motor roda empat atv,as roda belakang sepeda motor,aturan sepeda motor roda 3,apa fungsi roda sepeda motor,harga sepeda motor roda 4 atv
    Gambar 1. Konstruksi Roda

Bagian Utama Roda Sepeda Motor

1. Jari-Jari Roda Sepeda Motor

Jari-jari roda sepeda motor berfungsi sebagai penghubung tromol roda dengan peleknya. Jari-jari juga sebagai penyangga berat dari sepeda motor dan sekaligus sebagai penyerap getaran / goncangan dari kondisi jalan. Bentuk jari-jari terpasang pada sepeda motor di Indonesia dapat dibedakan bentuknya antara luar dan dalam.
Posisi jari luar dan dalam pada hub
Gambar 2. Posisi jari luar dan dalam pada hub
Secara visual jari-jari luar dan dalam dapat dibedakan dari besarnya sudut kebengkokan dari ujung jari-jari yang mengikat pada hub seperti terlihat pada gambar di bawah ini
Bentuk jari-jari roda motor
Gambar 3. Bentuk jari-jari roda
  • Bentuk jari-jari luar dengan mempunyai kebengkokan kurang dari 90º atau mempunyai jarak antara kepala dengan kebengkokan lebih panjang
  • Bentuk jari-jari dalam dengan mempunyai kebengkokan lebih dari 90º atau mempunyai jarak antara kepala dengan kebengkokan lebih pendek

Merakit Jari-jari Roda Sepeda Motor

Merakit jari-jari ke tromol maupun ke pelek ada perbedaan pola anyaman untuk jenis rem tromol maupun rem cakram.
  1. Jenis rem tromol
    Susunan jari-jari pada jenis tromol
    Gambar 4. Susunan jari-jari pada jenis tromol.
    Pola 4H.3R Artinya : 4 lubang pada hub dan 3 lubang pada Rim
  2. Jenis rem cakram
    Susunan jari-jari pada jenis cakram
    Gambar 5. Susunan jari-jari pada jenis cakram.
    Pola 6H.3R Artinya : 6 lubang pad ahub dan 3 lubang pada rim
Keterangan anyaman jari-jari roda
  • Pola anyaman adalah persilangan antara jari-jari luar dan dalam
  • Jari-jari luar mengarah searah putaran jarum jam
  • Jari-jari dalam mengarah berlawanan dari putaran jarum jam

2. Pelek Roda Sepeda Motor

Pada pelek sedemikian kuat agar dapat mengatasi keolengan dan kebengkokan. Disamping itu mempunyai bentuk yang memungkinkan ban luar dan ban dalam dapat dipasangkan secara sempurma.

Jenis Pelek Menurut Bahannya :

  1. Pelek biasa (besi)
    Pelek ini dibuat dari baja yang dipres (dari lembaran baja yang digulung dan dipres) Sifat-sifatnya :
    – Daya tahan pemakaian tinggi
    – Murah
    Pelek jenis Plat Press
    Gambar 6. Pelek jenis Plat Press
  2. Pelek alumunium paduan
    Bentuk pada umummnya mirip dengan pelek plat press biasa namun yang membedakan adalah bahan pembuataannya karena kebanyakan pelek jenis ini dibuat dari paduan alumunium dam magnesium.
    Sifat-sifatnya :
    – Ringan, dapat memberikan kenyamanan pada kendaraan
    – Awet karena tidak etrjadi korosi
  3. Pelek besi tuang
    Pelek jenis ini, jari-jari menyatu sekaligus dengan hubnya. Tipe ini umumnya disebut juga “light alloy disk wheel”. Kekakuan dan kekuatannya sama dengan model yang lain. Kelebihan model ini adalah tindakan penyetelan untuk kelurusan roda/balancing tidak diperlukan.Biasanya digunakan pada sepeda motor besar dan motor-motor sport
    Pelek besi tuang
    Gambar 7. Pelek besi tuang

Jenis Pelek Menurut Ban Yang Dipakai

  1. Dengan ban dalam (Tube type)
    Pelek yang menggunakan ban dalam
    Gambar 8. Pelek yang menggunakan ban dalam
    Ciri-ciri :
    – Pentil / katup jadi satu dengan ban dalam
    – Terdapat lubang untuk jari-jari
    – Tidak terdapat Hump (bukit pengaman)
    – Pelek belah (Vespa)
  2. Tanpa ban dalam (Tubeless)
    Pelek tidak menggunakan ban dalam
    Gambar 9. Pelek tidak menggunakan ban dalam
    Ciri-ciri :
    – Pentil melekat pad apelek
    – Tidak ada lubang (jari-jari)
    – Dilengkapi Hump.

Ukuran Pelek

  1. 1.25 – 17
    Artinya :
    1.25 = Lebar pelek (inci)
    17 = Diameter pelek (inci)
  2. 1.40 x 18 – F
    Artinya :
    1.40 = Lebar pelek (inci)
    18 = Diameter pelek (inci)
    F = Front (untuk depan)
  3. 1.60 – 18 – R
    Artinya :
    1.60 = Lebar pelek (inci)
    19 = Diameter pelek (inci)
    R = Rear (untuk belakang)
Dalam pemakaiannya, roda termasuk pelek akan mengalami perubahan bentuk akibat kondisi jalan yang tidak selalu rata, sehingga roda termasuk pelek harus diperiksa pada periode tertentu jika dirasa ada permasalahan dalam pengendaraan dengan cara memeriksa keolengannya. Keolengan pelek maksimal yang di ijinkan adalah arah : Radial : 1,0 mm ,Aksial : 1,0 mm.
Pemeriksaan Keolengan
Gambar 10. Pemeriksaan keolengan

3. Ban Roda Sepeda Motor

Sebagai salah satu komponen kendaraan sepedamotor, ban merupakan komponen yang sangat penting bagi keamanan dan kenyaman serta menjaga perfomansi kendaraan ketika melaju di jalanan

Fungsi dan Tuntunan Ban

Ban merupakan bagian dari kendaraan yang langsung berhubunan dengan jalan. Berfungsi untuk menjamin kendaraan berjalan nyaman dan aman dengan mengurangi hambatan-hambatan gelinding roda. Oleh karena itu banyak sekali tuntutan-tuntutan yang harus dipenuhi oleh ban :
Tuntutan dasar (utama) dari ban
Kemampuan ban menahan berat
Gambar 11. Kemampuan ban menahan berat
  1. Mampu menahan berat kendaraan dan muatan (arah atas dan bawah)
  2. Mampu menahan gaya (dorongan) dari samping kiri dan kanan.
    Contoh : saat belok, zig zag
    Kemampuan ban menahan gaya dorong samping
    Gambar 12. Kemampuan ban menahan gaya dorong samping
  3. Mampu menahan gaya memanjang
    Contoh : saat pengereman dan akselerasi
    Kemampuan ban menahan gaya memanjang
    Gambar 13. Kemampuan ban menahan gaya memanjang
Tuntutan lain dari ban :
  • Kemampuan traksi (cengkeram) besar
  • Tahanan gelinding kecil
  • Dapat meredam geratan

Macam-macam Ban

Secara umum ban yang banyak digunakan oleh sepeda motor mempunyai 2 macam, yaitu
  1. Tube type yaitu tipe ban yang menggunakan ban dalam pemakaiannya
    Ban dengan ban dalam (tube type)
    Gambar 14. Ban dengan ban dalam (tube type)
    Ciri ban yang menggunakan ban dalam adalah mempunyai konstruksi tipe pentil melekat pada ban dalam dan ban akan bocor bila  terkena paku
  2. tubeless yaitu tipe ban yang tidak menggunakan ban dalam pemakaiannya
    Ban tanpa ban dalam (tubeless)
    Gambar 15. Ban tanpa ban dalam (tubeless)
    Ciri tipe ban tubeless yaitu mempunyai kode tubelles. Pentil melekat pada pelek, jika kena paku tidak langsung kemps (bocor ), sehingga relatif lebih aman

Kami harap informasi tentang “Bagian Utama Roda Sepeda Motor” mudah dipahami.

  http://totalotomotif.com/bagian-utama-roda-sepeda-motor/

 

Share:

About

Popular Posts

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Sistem Bahan Bakar Diesel

Sistem Bahan Bakar pada Mesin Diesel: Komponen Penting dan Cara Perawatannya 1.       Mesin diesel adalah jenis mesin pembakaran dalam yang ...

Labels

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.

BTemplates.com