Sistem Bahan Bakar
pada Mesin Diesel: Komponen Penting dan Cara Perawatannya
1.
Mesin diesel adalah
jenis mesin pembakaran dalam yang banyak digunakan di berbagai sektor industri,
mulai dari transportasi, pertanian, hingga pembangkit listrik. Sistem bahan
bakar adalah salah satu komponen utama dalam mesin diesel yang memainkan peran
penting dalam proses pembakaran dan pengoperasian mesin diesel secara efisien.
Artikel ini akan membahas secara rinci tentang sistem bahan bakar pada mesin
diesel, mulai dari komponen, proses kerja, masalah yang sering terjadi, hingga
perawatan yang perlu dilakukan.
Komponen Sistem Bahan Bakar pada Mesin Diesel
Tangki Bahan Bakar
Tangki
bahan bakar adalah tempat penyimpanan bahan bakar pada mesin diesel. Tangki
bahan bakar umumnya terbuat dari bahan logam atau plastik dan terletak di
bagian bawah kendaraan atau mesin. Kapasitas tangki bahan bakar disesuaikan
dengan kebutuhan dan ukuran mesin.
Filter Bahan Bakar
Filter
bahan bakar adalah komponen yang berfungsi untuk menyaring partikel-partikel
kotoran dan debu yang terdapat dalam bahan bakar sebelum masuk ke dalam sistem
bahan bakar. Filter bahan bakar biasanya terletak di antara tangki bahan bakar
dan pompa bahan bakar.
Pompa Bahan Bakar
Pompa
bahan bakar berfungsi untuk memanaskan bahan bakar dari tangki ke injektor
bahan bakar dengan tekanan yang cukup tinggi. Pompa bahan bakar terletak di
dekat mesin dan biasanya digerakkan oleh poros engkol.
Injektor Bahan Bakar
Injektor
bahan bakar adalah komponen yang berfungsi untuk menyemprotkan bahan bakar ke
dalam ruang bakar pada saat yang tepat. Injektor bahan bakar terletak di dekat
ruang bakar dan terhubung dengan sistem bahan bakar melalui pipa bahan bakar.
Sistem Pengaturan Bahan Bakar
Sistem
pengaturan bahan bakar adalah komponen yang berfungsi untuk mengatur jumlah dan
waktu penyemprotan bahan bakar ke dalam ruang bakar pada saat yang tepat.
Sistem pengaturan bahan bakar umumnya terdiri dari regulator tekanan, katup
pengatur, dan sensor-sensor yang terhubung dengan komputer mesin.
Sistem Pemulihan Gas Buang
Sistem
pemulihan gas buang adalah komponen yang berfungsi untuk mengurangi emisi gas
buang yang dihasilkan oleh mesin diesel. Sistem ini biasanya terdiri dari
katalis konverter, filter partikel diesel, dan sistem pendingin gas buang.
Proses Kerja Sistem Bahan Bakar pada Mesin
Diesel
Pengisian Tangki Bahan Bakar
Bahan
bakar diisi ke dalam tangki bahan bakar melalui lubang yang terletak di atas
tangki. Setelah terisi, tutup tangki bahan bakar dikencangkan dengan rapat
untuk mencegah kebocoran.
Penyaringan Bahan Bakar
Bahan
bakar yang keluar dari tangki melewati filter bahan bakar untuk menyaring
partikel-partikel kotoran dan debu yang terdapat dalam bahan bakar. Setelah
bahan bakar disaring, bahan bakar kemudian dialirkan melalui pipa bahan bakar
menuju pompa bahan bakar.
Pemompaan Bahan Bakar
Pompa
bahan bakar memompa bahan bakar dari tangki bahan bakar dengan tekanan yang
cukup tinggi. Bahan bakar kemudian mengalir melalui pipa bahan bakar dan masuk
ke dalam sistem pengaturan bahan bakar.
Penyemprotan Bahan Bakar
Setelah
melewati sistem pengaturan bahan bakar, bahan bakar kemudian disemprotkan ke
dalam ruang bakar oleh injektor bahan bakar pada saat yang tepat. Proses
penyemprotan bahan bakar harus dilakukan dengan presisi yang tinggi untuk
menghasilkan pembakaran yang efisien dan mengurangi emisi gas buang yang
berbahaya.
Pemulihan Gas Buang
Setelah
bahan bakar terbakar di dalam ruang bakar, gas buang yang dihasilkan kemudian
masuk ke dalam sistem pemulihan gas buang. Di dalam sistem ini, gas dibuang
diolah dan dikurangi kadar emisinya sebelum dilepaskan ke lingkungan.
Masalah yang Sering Terjadi pada Sistem Bahan
Bakar pada Mesin Diesel
Meskipun
sistem bahan bakar pada mesin diesel dirancang dengan baik dan terus
dikembangkan, beberapa masalah tetap dapat terjadi. Beberapa masalah yang
sering terjadi pada sistem bahan bakar pada mesin diesel antara lain:
Kerusakan pada pompa bahan bakar
Kerusakan
pada pompa bahan bakar dapat mengakibatkan pengiriman bahan bakar yang tidak
efisien dan mengurangi kinerja mesin diesel.
Kotoran dan debu pada filter bahan bakar
Kotoran
dan debu yang menumpuk pada filter bahan bakar dapat menyebabkan aliran bahan
bakar menjadi terhambat dan mempengaruhi kinerja mesin diesel.
Masalah pada injektor bahan bakar
Injektor
bahan bakar yang tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan pembakaran yang
tidak efisien, emisi gas buang yang berlebihan, dan bahkan dapat merusak mesin
diesel.
Perawatan Sistem Bahan Bakar pada Mesin Diesel
Perawatan
yang baik dan teratur pada sistem bahan bakar pada mesin diesel dapat
meningkatkan kinerja mesin diesel dan memperpanjang umur mesin diesel. Beberapa
perawatan yang perlu dilakukan antara lain:
Penggantian filter bahan bakar secara teratur
Filter
bahan bakar perlu diganti secara teratur untuk memastikan aliran bahan bakar
yang baik dan menghindari kerusakan pada sistem bahan bakar.
Penggantian bahan bakar yang berkualitas buruk
Penggunaan
bahan bakar berkualitas buruk dapat merusak sistem bahan bakar dan mengurangi
kinerja mesin diesel.
Perawatan
pompa bahan bakar secara teratur
Pompa
bahan bakar perlu dirawat secara teratur untuk memastikan pengiriman bahan
bakar yang efisien dan menghindari kerusakan pada sistem bahan bakar.
Perawatan injektor bahan bakar secara teratur
Injektor
bahan bakar perlu dirawat secara teratur untuk memastikan penyemprotan bahan
bakar yang efisien dan menghindari masalah pada sistem bahan bakar.
Kesimpulan
Sistem
bahan bakar pada mesin diesel merupakan komponen penting yang mempengaruhi
kinerja mesin diesel. Sistem bahan bakar pada mesin diesel terdiri dari tangki
bahan bakar, filter bahan bakar, pompa bahan bakar, sistem pengaturan bahan
bakar, injektor bahan bakar, dan sistem pemulihan gas buang. Meskipun sistem
bahan bakar pada mesin diesel dirancang dengan baik dan terus dikembangkan,
beberapa masalah tetap dapat terjadi. Oleh karena itu, perawatan yang baik dan
teratur pada sistem bahan bakar pada mesin diesel sangat diperlukan untuk
meningkatkan kinerja mesin diesel dan memperpanjang umur mesin diesel.
Sistem bahan bakar diesel berfungsi menyimpan, menyaring, menaikkan tekanan, dan menyemprotkan solar ke ruang bakar dalam bentuk kabut halus pada waktu yang tepat. Sistem ini mengandalkan kompresi tinggi untuk membakar bahan bakar, dengan komponen utama: tangki, saringan, pompa injeksi (in-line/distributor/common rail), dan injektor/nozzle.
- Komponen Utama:
- Tangki Bahan Bakar: Menyimpan solar.
- Pompa Penyalur/Primer: Mengalirkan solar dari tangki ke pompa injeksi.
- Filter/Saringan & Water Sedimenter: Membersihkan bahan bakar dari kotoran dan memisahkan air.
- Pompa Injeksi (In-line/Distributor): Menaikkan tekanan bahan bakar dan mengaturnya sesuai RPM mesin.
- Injektor/Nozzle: Menyemprotkan solar bertekanan tinggi menjadi kabut halus ke ruang bakar.
- Governor: Mengatur kecepatan mesin dengan membatasi jumlah bahan bakar.
- Busi Pemanas (Glow Plug): Memanaskan ruang bakar saat start mesin dingin.
- Jenis Sistem Bahan Bakar:
- Konvensional (In-line/Rotary/Distributor): Pompa injeksi mekanis mengatur tekanan dan waktu injeksi.
- Common Rail: Sistem modern dengan rel tekanan tinggi yang diatur secara elektronik (ECU) untuk efisiensi dan presisi tinggi.
- Prinsip Kerja:
Solar dihisap dari tangki, difilter, dinaikkan tekanannya oleh pompa injeksi, lalu disemprotkan melalui injektor ke dalam silinder yang berisi udara panas hasil kompresi tinggi, sehingga terjadi pembakaran. - Untuk materi yg lain Lihat link di bawah ini
- https://www.ezoil.com/resources-diesel-engines-diesel-fuel-system-basics
































