-
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Mengenal 5 Jenis Suspensi Sepeda Motor
- Pararel Fork
- Plunger Rear Suspension
- Telescopic Fork
- Telescopic Up Side Down
- Swing Arm Rear Suspension
- Mono Shock Dual Swing Arm: Tipe ini dikenal dengan suspensi monoshock yang cirinya yakni cuman ada 1 pegas coil, letaknya di bagian dalam. Contohnya yakni bisa dilihat pada kendaraan Honda CBR Series.
- Dual Shock Dual Swing Arm: Tipe berikut sangat umum ditemukan, sebab memang hampir semua motor bebek menggunakan suspensi ini. Ada 2 buah lengan dengan dua pegas yang letaknya di sumbu roda.
- Mono Shock Single Swing Arm: Tipe ini bisa ditemukan pada motor matic dengan satu buah swing yang letaknya cuman di samping kiri roda belakang dan 1 buah coil spring doang.
Bagian Utama Roda Sepeda Motor
- Kuat dan ringan
- Dapat memindahkan panas dengan baik (gesekan ban)
- Perawatan mudah
Bagian Utama Roda Sepeda Motor
1. Jari-Jari Roda Sepeda Motor
- Bentuk jari-jari luar dengan mempunyai kebengkokan kurang dari 90º atau mempunyai jarak antara kepala dengan kebengkokan lebih panjang
- Bentuk jari-jari dalam dengan mempunyai kebengkokan lebih dari 90º atau mempunyai jarak antara kepala dengan kebengkokan lebih pendek
Merakit Jari-jari Roda Sepeda Motor
- Jenis rem tromol Pola 4H.3R Artinya : 4 lubang pada hub dan 3 lubang pada Rim
- Jenis rem cakram Pola 6H.3R Artinya : 6 lubang pad ahub dan 3 lubang pada rim
- Pola anyaman adalah persilangan antara jari-jari luar dan dalam
- Jari-jari luar mengarah searah putaran jarum jam
- Jari-jari dalam mengarah berlawanan dari putaran jarum jam
2. Pelek Roda Sepeda Motor
Jenis Pelek Menurut Bahannya :
- Pelek biasa (besi)
Pelek ini dibuat dari baja yang dipres (dari lembaran baja yang digulung dan dipres) Sifat-sifatnya :
– Daya tahan pemakaian tinggi
– Murah - Pelek alumunium paduan
Bentuk pada umummnya mirip dengan pelek plat press biasa namun yang membedakan adalah bahan pembuataannya karena kebanyakan pelek jenis ini dibuat dari paduan alumunium dam magnesium.
Sifat-sifatnya :
– Ringan, dapat memberikan kenyamanan pada kendaraan
– Awet karena tidak etrjadi korosi - Pelek besi tuang
Pelek jenis ini, jari-jari menyatu sekaligus dengan hubnya. Tipe ini umumnya disebut juga “light alloy disk wheel”. Kekakuan dan kekuatannya sama dengan model yang lain. Kelebihan model ini adalah tindakan penyetelan untuk kelurusan roda/balancing tidak diperlukan.Biasanya digunakan pada sepeda motor besar dan motor-motor sport
Jenis Pelek Menurut Ban Yang Dipakai
- Dengan ban dalam (Tube type)
Ciri-ciri :
– Pentil / katup jadi satu dengan ban dalam
– Terdapat lubang untuk jari-jari
– Tidak terdapat Hump (bukit pengaman)
– Pelek belah (Vespa) - Tanpa ban dalam (Tubeless)
Ciri-ciri :
– Pentil melekat pad apelek
– Tidak ada lubang (jari-jari)
– Dilengkapi Hump.
Ukuran Pelek
- 1.25 – 17
Artinya :
1.25 = Lebar pelek (inci)
17 = Diameter pelek (inci) - 1.40 x 18 – F
Artinya :
1.40 = Lebar pelek (inci)
18 = Diameter pelek (inci)
F = Front (untuk depan) - 1.60 – 18 – R
Artinya :
1.60 = Lebar pelek (inci)
19 = Diameter pelek (inci)
R = Rear (untuk belakang)
3. Ban Roda Sepeda Motor
Fungsi dan Tuntunan Ban
- Mampu menahan berat kendaraan dan muatan (arah atas dan bawah)
- Mampu menahan gaya (dorongan) dari samping kiri dan kanan.
Contoh : saat belok, zig zag - Mampu menahan gaya memanjang
Contoh : saat pengereman dan akselerasi
- Kemampuan traksi (cengkeram) besar
- Tahanan gelinding kecil
- Dapat meredam geratan
Macam-macam Ban
- Tube type yaitu tipe ban yang menggunakan ban dalam pemakaiannya Ciri ban yang menggunakan ban dalam adalah mempunyai konstruksi tipe pentil melekat pada ban dalam dan ban akan bocor bila terkena paku
- tubeless yaitu tipe ban yang tidak menggunakan ban dalam pemakaiannya Ciri tipe ban tubeless yaitu mempunyai kode tubelles. Pentil melekat pada pelek, jika kena paku tidak langsung kemps (bocor ), sehingga relatif lebih aman
Kami harap informasi tentang “Bagian Utama Roda Sepeda Motor” mudah dipahami.
http://totalotomotif.com/bagian-utama-roda-sepeda-motor/
Bagian Sistem Kemudi Sepeda Motor Yang Penting
By Heri MariantoPosted onBagian Sistem Kemudi Sepeda Motor Yang Penting
Caster And Trail
Tipe Kemudi

Steering Axis

https://www.teknikotomotif.co.id/bagian-sistem-kemudi-sepeda-motor-yang-penting/
Sudah Tau Belum, Rantai Ternyata Punya Banyak Jenis dan Kegunaan Lho!
1. Rantai dengan Ring
Rantai ini memiliki cincin yang berbentuk huruf O atau melingkar. O-Ring ini bisa dibilang lebih awet daripada rantai tanpa ring karena ring-nya berfungsi sebagai segel untuk menjaga pelumas tetap berada di antara dua lempengan mata rantai. Kalau tertekan biasanya bentuknya jadi pipih. Meskipun menyimpan pelumas di antara mata rantai, rantai jenis ini bagian luarnya juga harus dilumasi secara berkala ya, sob.
Rantai X-Ring adalah jenis yang paling baik dari tiga rantai yang kita bahas kali ini, maka dari itu harganya lebih mahal, sob. Fungsinya sama dengan rantai O-Ring yaitu menjaga bagian dalam rantai tetap terlumasi dengan baik.
2. Rantai Tanpa Ring

Mengenal Lagi Jenis-jenis Rangka Sepeda Motor
GridOto.com - Sama seperti mesin, sasis atau kerangka merupakan komponen penting pada struktur sepeda motor.
Rangka, bisa juga disebut demikian, punya peran penting dalam menyumbang handling dan kenyamanan berkendara.
Secara fungsi, rangka menjadi komponen utama yang 'menggendong' mesin, lengan ayun, dan suspensi.
Rangka sepeda motor pun memiliki berbagai macam jenis, menyesuaikan dengan tipe motor dan kapasitas (cc) mesin yang diusungnya.
Mau tahu apa saja jenis rangka motor yang digunakan oleh para produsen motor di dunia?
Yuk simak penjelasannya di bawah ini.
(BACA JUGA: Paket Cat Pelek dan Cover CVT Vespa, Mulai Rp 500 Ribuan)
Memiliki pola backbone, rangka jenis ini diaplikasi pada motor Honda varian Super Cub dan Dream.
Contohnya bisa dilihat di motor-motor berjenis trail dan motor klasik seperti Honda CB450.
Sedang rangka jenis double cradle (dudukan ganda) terdiri dari dua buah pipa penyangga kedua sisi mesin. Contohnya bisa dilihat pada Yamaha Scorpio dan Bajaj Pulsar 180.
Sasis jenis backbone juga bisa ditemui pada motor-motor berkapasitas mesin 150cc seperti Satria F150 dan Suzuki GSX-R150/S150.
Rangka jenis ini yang paling lazim diterapkan pada motor sport modern saat ini. Rangka perimeter diklaim lebih rigid dan menyajikan handling yang mantap.
Di sisi lain, rangka perimeter juga bisa membuat tampilan motor terlihat lebih padat.
Beberapa contoh motor yang menggunakan rangka perimeter adalah Honda CBR150R (Thailand) dan Yamaha R15.
Beberapa varian motor yang menggunakan jenis sasis ini adalah Kawasaki Ninja H2 dan Honda CB150R Streetfire.
Ciri khas sasis ini, punya bentuk rangka yang utuh dan minim sambungan-sambungan.
Itulah keenam jenis rangka sepeda motor yang banyak diterapkan pada motor-motor produksi massal.
https://www.gridoto.com/read/221019561/mengenal-lagi-jenis-jenis-rangka-sepeda-motor?page=all






















